Senin, 12 Maret 2012

konvensi naskah



Konvensi naskah adalah penulisan naskah karangan ilmiah yang berdasarkan kebiasaan, aturan yang sudah lazim, dan sudah disepakati.Dalam menyusun sebuah karangan perlu adanya pengorganisasian karangan. Pengorganisasian karangan adalah penyusunan seluruh unsur karangan menjadi satu kesatuan karangan dengan berdasarkan persyaratan formal kebahasaan yang baik, benar, cermat, logis: penguasaan, wawasan keilmuan bidang kajian yang ditulis secara memadai; dan format pengetikan yang sistematis. Dalam kerangka karangan akan terlihat bab-bab, sub-sub bab yang mengandung ide-ide pokok dari suatu naskah. Setelah itu pengembangan pun akan mudah dilakukan dan naskah yang dihasilkan sistematis.
Persyaratan formal yang harus dipenuhi sebuah karya menyangkut tiga bagian utama, yaitu : bagian pelengkap pendahuluan, isi karangan, dan bagian pelengkap penutup.

1.     Bagian pelengkap pendahuluan
Bagian pelengkap pendahuluan atau halaman-halaman pendahuluan tidak menyangkut isi karangan. Bagian ini dipersiapkan sebagai bahan informasi bagi pembaca dan menampilkan karangan tersebut dalam bentuk yang lebih menarik.

A.   Judul Pendahuluan (judul sampul)
Judul pendahuluan disebut juga dengan nama karangan.Judul karangan ditulis dengan huruf capital dan biasanya judul karangan iletakkan ditengah halaman agak keatas.Namus,variasi-variasi lain memang kerap sekali dijumpai.

B.  Halaman Judul
C.  Halaman Persembahan
Halaman persebahan ini tidaklah terlalu penting namun jika penulis ingin memasukkan bagian ini,maka hal ini semata-mata dibuat atas pertimbangan penulis dan persembahan ini jarang melebihi satu halaman.

D.  Halaman Pengesahan
Halaman pengesahan digunakan sebagai pembuktian bahwa karya ilmiah yang telaj ditanda-tangani oleh pembimbing, pembaca/penguji, dan ketua jurusan telah memenuhi persyaratan administrative sebagai karya ilmiah.

E.   Kata Pengantar
Kata pengantar sama halnya dengan sebuag surat pengantar.Dimana kata pengantar ini adalah bagian karangan yang berisi penjelaan mengapa menulis sebuah karangan.

F.   Daftar Isi
Daftar isi merupakan bagian pelengkap pendahuluan yang memuat garis besar sebuah isi karangan ilmiah secara lengkap dan menyeluruh, dari judul sampai dengan riwayat hidup penulis sebagaimana lazimnya sebuah konvensi naskah karangan.

G.    Daftar Gambar
Jika didalam buku terdapat gambar-gambar, maka setiap gambar yang tercantum dalam karangan harus tertulis didalam daftar gambar.

H.  Daftar Tabel
Jika didalam buku itu terdapat tabel-tabel, maka setiap tabel yang tertulis dalam karangan harus tercantum dalam daftar tabel. Daftar tabel ini menginformasikan: nama tabel dan nomor halaman.

2.     Bagian Isi Karangan
Bagian isi karangan sebenarnya merupakan inti dari karangan atau buku secara singkat dapat dikatakan karangan atau buku itu sendiri.

A.  Pendahuluan
Pendahuluan adalah bab 1 karangan. Tujuan utama pendahuluan adalah menarik perhatian pembaca,memusatkan perhatian mbaca terhadap masalah yang dibicarakan.

B.  Tubuh Karangan
Tubuh karangan adalah inti karangan yang berisi sajian pembahasan masalah.Bagian ini menguraikan seluruh masalah yang dirumuskan pada pendahuluan.

C.  Kesimpulan
Kesimpulan merupakan bagian terakhir atau penutup isi karangan , dan juga merupakan bagian terpenting sebuah karangan ilmiah.oleh karena itu, kesimpulan harus disusun sebaik mungkin.

3.     Bagian Pelengkap Penutup
Bagian pelengkap penutup juga merupakan syarat-syarat formal bagi suatu karangan ilmiah.
Sumber :
ati.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/.../Konvensi+Naskah.doc
http://edukasi.kompasiana.com/2010/11/27/konvensi-naskah/